Nama/inisial : dewi
Usia : 23 tahun
Domisili : jawa timur

Pertanyaan:
Hai Psikologi Online, saya mau curhat sekaligus mencari solusi dari masalah saya. Saya seorang yang pendiam, saat berkumpul dengan sekelompok teman saya sangat jarang membuka omongan. Seperti berbicara itu adalah hal yang
sangat sulit. Akhir2 ini saya banyak panggilan interview untuk mencari
kerja namun karena kendala komunikasi saya yang kurang baik jadi
banyak lamaran saya yang ditolak. Saat saya berbicara dengan orang
lain yang asing atau saat berbicara mengenai perasaan saya selalu
kesulitan untuk menyuarakan pendapat saya. Seperti suara saya tidak
mau keluar dan terhenti ditenggorokan seperti orang mau menangis jadi
saat menjawab pertanyaan hrd terkesan saya bicara sambil menangis dan
suara jadi serak dan kurang jelas. Yang paling mengganggu adalah
tenggorokan dan dada saya yang sakit sekali saat berbicara padahal
hanya untuk menjawab pertanyaan dari hrd saja. Saya ingin tau kenapa
saya bisa seperti itu? Apakah saya perlu membiasakan diri untuk
berbicara lebih aktif? Bagaimana solusi dari masalah saya tersebut.
Terimakasih.

Jawaban:

Hai, selamat siang dewi.
Mohon maaf konsultasinya baru terjawab. Semoga kondisi Dewi saat ini sudah lebih membaik

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena Dewi sudah  mempercayakan dan menceritakan permasalahan Anda kepada Psikologi Online.
Dewi yang baik sebetulnya ada banyak hal yang perlu digali lebih dalam, antara lain, bagaimana pola asuh orang tua dan relasi sosial dewi ? namun dengan keterbatasan informasi yang ada saya akan tetap mencoba menjawab dengan sebaik mungkin. Masalah yang berhubungan dengan kemampuan sosial dan komunikasi dapat disebabkan berbagai hal antara lain, faktor organis atau biologis, kecemasan, pernah mengalami traumatic event, ketidak percayaan diri, dan tidak pernah memiliki kesempatan untuk menyuarakan pendapat atau bersosialisasi sehingga seseorang tidak pernah belajar untuk berkomunikasi dengan tepat. Tips yang sederhana untuk mengatasi masalah komunikasi adalah dengan berlatih berkomunikasi atau membiasakan diri untuk menyuarakan pendapat. Berikut tips-tips yang mungkin bisa Dewi coba:

1. Berlatih. Biasakan diri untuk mengungkapkan pendapat pada orang lain atau lingkungan. Mulailah dengan berlatih berbicara di depan umum, Dewi bisa berdiri di depan kaca dan mulai berlatih berdialog, bayangkan seolah-olah Dewi sedang berhadapan langsung dengan orang lain. Perhatikan setiap intonasi dan nada suara Dewi, serta fokuskan mata  pada kaca (pantulan bayanganmu)
2. Take your time. Tidak perlu terlalu terburu-buru menjawab pertanyaan dari lawan bicara, ambil waktu beberapa detik untuk memahami dan mengolah pembicaraan dari orang lain
3. Santai. Selama pembicaraan buatlah diri anda menjadi santai dan tenang, Dewi bisa menarik napas panjang dan perlahan sambil tetap memeperhatikan isi pembicaraan
4. Kenali diri. Kenali kapan diri Anda mulai merasa tidak nyaman dengan percakapan tersebut, misalnya mulai merasakan jantung berdebar, gugup, atau berkeringant, apabila hal tersebut terjadi Dewi bisa mengatur napas berlahan dan ucapkan kata-kata positif yang dapat membuat Dewi merasa lebih baik.

Silahkan Dewi praktekan tips di atas ya, semoga jawaban saya bisa membantu Dewi.

Salam Hangat,

Psikologi Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *