Nama: Meilinda
Pertanyaan:
Saya merupakan lulusan Hub Internasional dari sebuah perguruan tinggi swasta dgn jurusan Hubungan Internasional. Lulus di tahun 2015, dan mulai bekerja di thn 2016 sampai pada saat ini di universitas tempat saya kuliah di bagian Humas dan Pendaftaran Mahasiswa Baru. Awalnya saya pikir ini batu loncatan, namun sampai sekarang saya belum dapat pekerjaan baru. Hal yg membuat saya sangat ingin keluar dari tempat saya kerja sekarang adalah:
1. saya merasa ilmu saya selama kuliah terbuang. Bahkan bahasa asing pun tidak pernah saya gunakan di tempat kerja sekarang.
2. Lingkungan kerja yang tidak bersahabat dimana ada kelompok yang menonjol yakni orang lama yang sangat terlihat menentang pimpinan sekarang misalnya dalam 22 hari kerja, telat kerja sejumlah 19 hari kerja. Namun hanya ditegur saja oleh pimpinan.
3. Terkadang saya menyampaikan keluhan saya ke pimpinan terkait pekerjaan saya karena orang-orang lama sangat jarang membantu sehingga kerjaan mereka diberikan kepada orang baru termasuk saya. Namun pimpinan malah menceritakan betapa stress dirinya dan selalu mengatakan tunggu waktunya. Sehingga saya merasa tidak adil.
4. Tidak terkoordinasinya antara biro 1 dengan biro lainnya sehingga mahasiswa terkadang marah kepada saya. Misalnya pembayaran uang kuliah sebesar 3 juta namun tiba2 menjadi 5 juta. Namun bagian keuangan tidak ada koordinasi ke bagian saya.
5. Saya merasa kehilangan arah dan putus asa, saya hanya ingin resign. Namun saya tidak tega jika harus meminta orangtua menanggung diri saya lagi.
Mohon solusinya,
Terima kasih
Jawaban:
Dear  Meilinda,
Terima kasih sudah mempercayakan permsalahan Meilinda ke Psikologi Online,
Sebelumnya saya minta maaf karena emailnya baru terbalaskan, semoga saja jawaban dari saya masih bisa membantu Meilinda dalam menghadapi permasalahan saat ini.
Perlu Meilinda ketahui, tidak semua perusahaan mempunyai sistem yang baik , kadang sistem yang kurang baik dan tidak koordinasi membuat karyawan mengalami stress kerja, jadi tidak heran jika pimpinan kamu juga mengalami masalah yang mungkin sama dengan yang kamu rasakan. Perusahaan dan leader yang baik memang seharusnya memperhatikan kebutuhan serta kesejahteraan karyawan. Karena keberadaan karyawan ikut membantu efektifitas dan keberhasilan perusahaan. Namun banyak perusahaan yang mengabaikannya bahkan kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan sehingga mempengaruhi kinerja karyawan dan tidak jarang berujung pada berhenti atau resign kerja. Berhenti kerja tentu sah-sah saja dilakukan, namun sebelum resign rencakan  pekerjaan kamu berikutnya yang akan kamu lakukan.
Sebelum resign mungkin Meilinda bisa terlebih dahulu melamar pekerjaan ke tempat lain, setelah mendapatkan peluang untuk bekerja di tempat lain barulah Meilinda mengajukan diri untuk resign. Dan sepertinya pernyataan Meilinda mengenai ilmu yang terbuang selama kuliah, saya rasa tidak ada ilmu yang terbuang asal kita tahu bagaimana memanfaatkan dan menggunakannya. Terkait dengan bidang kuliah Anda, mungkin Meilinda bisa mengambil pekerjaan part time menjadi pengajar bahasa asing atau yang berhubungan dengan bidang kuliah kamu, saat ini pun bekerja part time bisa dilakukan secara online, ada banyak kelas-kelas bahasa asing yang dilakukan secara online, mungkin Meilinda bisa mencobanya.
Semoga penjelasan dari saya bisa meringankan masalah Meilinda ya.
Salam Hangat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *