Peran Psikolog Dalam Dunia Medis

Artikel

Psikolog adalah profesi baru di Indonesia dibandingkan dengan profesi lainnya sehingga hampir sebagian besar masyarakat masih asing dengan psikolog, bahkan penyebutan psikolog pun kadang kurang tepat. Dalam kata psikologi/psikolog harusnya huruf  “p” dibaca dengan tidak terdengar sehingga penyebutanya cukup “sikolog”. Ini hanya sebagian kecil bentuk ketidak tahuan masyarakat mengenai dunia psikologi. Bentuk ketidaktahuan lainnya adalah mengenai ruang lingkup kerja psikolog, mungkin sebagian orang hanya mengenal psikolog sebagai pemberi psikotes atau menangani kasus-kasus perkembangan anak, namun sebenarnya cakupan kerja psikolog tidak hanya terbatas psikotes dan anak, khususnya pada dunia medis.

Dalam dunia medis Psikolog dibutuhkan untuk menangani masalah-masalah psikologis yang tidak bisa diselesaikan secara medis. Masalah-masalah psikologis cukup beragam, mulai dari masalah perilaku, penyesuaian diri, gangguan khawatir berlebihan, stress dan somatoform. Umumnya dalam medis masalah yang berhubungan dengan somatoform cukup banyak, individu yang mengeluhkan suatu penyakit namun secara medis tidak terbukti disebut dengan somatoform, biasanya individu ini mengalami masalah-masalah psikologis yang kadang tidak ia sadari.

Pasien yang didiagnosa mengalami sakit kronis dan membutuhkan pengobatan jangka panjang, tentu akan membuat pasien tersebut shock, sedih, dan mungkin marah. Apabila kondisi psikologisnya tidak segera ikut ditangani maka dapat menimbulkan stress yang lambat laun akan memperburuk kondisi pasien. Adapula gangguan panik atau cemas, ketika pasien mengalami panik ia akan memberikan respon fisik misalnya berupa sesak napas, tentu kondisi ini membahayakan pasien. Oleh sebab itu  masalah panik tersebut perlu dibereskan  karena menjadi inti masalah dan penyebab sesak napas. Gangguan panik termasuk salah satu masalah psikologis yang umumnya berhubungan dengan pola pikir.

Kesehatan psikis dan kesehatan fisik menjadi hal yang saling berkesinambungan, apabila masalah psikis tidak ditangani dengan baik maka kemungkina besar akan membuat individu mengalami kembali sakit fisik. Masalah-masalah psikologis dapat memicu gangguan kesehatan, hampir sebagian besar gangguan kesehatan disebabkan karena masalah psikologis yang tidak terselesaikan. Namun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan hal tersebut masih cenderung rendah.